Selasa, 30 Oktober 2012

PENGARUH NORMA DAN PENTINGNYA SIMPATI TERHADAP INTERAKSI DALAM KEHIDUPAN KOST DAERAH SEMAKI KULON, YOGYAKARTA



PENGARUH NORMA DAN PENTINGNYA SIMPATI TERHADAP INTERAKSI DALAM KEHIDUPAN KOST DAERAH SEMAKI KULON, YOGYAKARTA
Dosen Pembimbing : Ibu Mujinem
disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Konsep Dasar IPS
Logo_uny.gif
Oleh
SOPHIA RACHMA Q.        (12108244086)
NASTITI LINDA F.             (12108244102)
EKO PRASETIYO A.          (12108244109)
MEMA R.                              (12108244116)
PGSD Kelas I.H

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2012
BAB I
PENDAHULUAN

A.           Latar Belakang Masalah
Manusia selain makhluk individual adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial manusia mempunyai dorongan untuk mengadakan hubungan dengan orang lain. Kehidupan kelompok tidak terlepas dari adanya interaksi yang berkelanjutan.Setiap individu tentunya menginginkan suatu interaksi yang baik. Perilaku individu sangat mempengaruhi bagaimana ia berinteraksi. Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi diantaranya imitasi, identifikasi, sugesti, dan simpati.
Mahasiswa terutama dari daerah/ luar wilayah perkuliahan identik dengan kehidupan kost, baik dengan teman lama/ yang baru dikenal.Interaksi di dalam pergaulan mereka tidak menentu, terkadang harmonis, tidak jarang pula timbul konflik.
Selain itu  berbicara tentang sosiologi, pasti kita akan membahas permasalahan tentang norma baik yang ada pada keluarga, lingkungan, maupun negara. Di sini penulis ingin meneliti dan mengkaji lebih lanjut tentang norma yang terdapat dalam kehidupan kost dan anak kost.
Selain itu juga, penulis merasa tertarik akan bagaimana simpati sangat berpengaruh dalam interaksi disamping ketiga faktor lainnya. Dan karena penulis sendiri berada di lingkungan kost, maka penulis mencoba menyusun tema ini dengan judul “Pengaruh Norma dan Pentingnya Simpati terhadap Interaksi dalam Kehidupan Kost Daerah Semaki Kulon, Yogyakarta”.
B.            Rumusan Masalah
Dari beberapa uraian pada latar belakang di atas, penulis menemukan beberapa permasalahan yang memerlukan pembahasan lebih dalam yaitu :
1.             Apakah pengertian norma?
2.             Apa saja norma yang terdapat dalam kost mahasiswa daerah Semaki Kulon, Yogyakarta?
3.             Apakah pengertian simpati?
4.             Apa yang dimaksud dengan interaksi sosial?
5.             Bagaimana pengaruh adanya norma dalam kehidupan kost daerah Semaki Kulon, Yogyakarta?
6.             Bagaimana pentingnya simpati terhadap interaksi dalam kehidupan kost daerah Semaki Kulon, Yogyakarta?








BAB II
PEMBAHASAN


A.           Pengertian Norma
Norma adalah petunjuk hidup yang berisi perintah maupun larangan yang diterapkan berdasarkan kesepakatan bersama dan bermaksud untuk mengatur setiap perilaku manusia di dalam masyarakat guna mencapai ketertiban dan kedamaian.Nilai merupakan pola kelakuan yang diinginkan.
·                Jenis-jenis norma
a.       Norma Agama
Norma agama adalah suatu petunjuk hidup yang berasal dari Tuhan bagi penganutnya agar mereka mematuhi segala perintah dan laranganNya. Yang berisikan peraturan hidup yang diterima sebagai perintah, larangan, anjuran yang berasal dari Tuhan.
b.      Norma Kesopanan
Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang timbul dari pergaulan segolongan manusia dan dianggap sebagai tuntunan pergaulan sehari – hari sekelompok masyarakat.
c.       Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan adalah pedoman yang mengandung makna dan dianggap penting bagi kesejahteraan masyarakat dan dianggap sebagai aturan yang datang dari suara hati sanubari manusia.
d.      Norma Adat
Peraturan-peraturan yang berlaku di suatu kelompok suku bangsa yang merupakan gabungan dari nilai-nilai budaya, menjadi pedoman dalam hidup bermasyarakat di suku tersebut serta terikat dalam peranan-peranan tertentu.
e.       Norma Hukum
Hukum adalah aturan tertulis maupun tidak yang berisi perintah atau larangan yang memaksa dan yang akan memberikan sanksi yang tegas bagi setiap orang yang melanggarnya.
B.            Norma dalam Kehidupan Kost di Daerah Semaki Kulon, Yogyakarta
Di mana pun kita menginjakkan kaki, di situ pasti ada suatu aturan atau pun norma yang berlaku. Sehingga kita harus menyesuaikan diri dan berusaha untuk mentaati aturan dan norma yang berlaku tersebut agar kita dapat hidup tenang secara berdampingan. Bicara tentang sosiologi pasti berbicara tentang hubungan interaksi antar manusia dan norma tersebut. Ketika di rumah pun, kita mempunyai segudang aturan dan norma yang harus kita taati. Dan sekarang apalagi jika kita berada di lingkungan luar dan baru yaitu kost. Tentunya mempunyai aturan dan norma juga yang telah dibuat oleh sang pemilik kost.
Berbicara tentang hal tersebut, penulis telah melakukan penelitian terhadap aturan dan norma yang ada dalam kehidupan kost di daerah Semaki Kulon, Yogyakarta. Hasil penelitiannya adalah sebagai berikut :
1.      Bagi pemondok tidak boleh kost campuran laki-laki dan perempuan, kecuali suami istri yang dibuktikan dengan surat nikah
2.      Tamu menginap harap lapor ketua rt,rw, dan yang punya rumah
3.      Tamu lain jenis tidak boleh masuk kamar
4.      Bertamu dipersilakan di ruang tamu sampai jam 21.00 WIB, kecuali malam minggu sampai jam 22.00 WIB
5.      Pemondok harap ikut serta dalam kegiatan masyarakat baik moril maupun materil
6.      Pemondok ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk mencegah terjadinya peredaran narkoba dan minuman keras
7.      Jagalah kebersihan
C.           Pengertian Simpati
Simpati adalah suatu proses seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain. Dalam simpati, perasaan memegang peranan penting. Simpati akan berlangsung apabila terdapat pengertian pada kedua belah pihak. Simpati lebih banyak terlihat dalam hubungan persahabatan, hubungan bertetangga, atau hubungan pekerjaan.Simpati dapat timbul karena persamaan cita-cita, mungkin karena penderitaan yang sama, atau karena berasal dari daerah yang sama dsb.
D.           Pengertian Interaksi Sosial
Interaksi sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat. Dengan adanya nilai dan norma yang berlaku, interaksi sosial itu sendiri dapat berlangsung dengan baik jika aturan-aturan dan nilai-nilai yang ada dapat dilakukan dengan baik.Interaksi merupakan dasar dari suatu bentuk proses sosial karena tanpa adanya interaksi sosial, maka kegiatan antar satu individu dengan yang lain tidak dapat disebut interaksi.
E.            Pengaruh Adanya Norma dalam Kehidupan Kost Daerah Semaki Kulon, Yogyakarta
Kebanyakan norma dan aturan yang berlaku dalam kost di Semaki Kulon adalah sama. Baik aturan dan norma yang diberikan oleh pemilik kost maupun aturan dan norma yang diberikan oleh ketua rt setempat. Apabila tata tertib tersebut tidak diindahkan maka akan ditegur jika pelanggaran ringan dan akan ditindak tegas jika melakukan pelanggaran berat. Selain norma dan aturan ada antara kita dengan pemilik kost dan lingkungan, kita juga memiliki aturan dan norma dengan sesama anak kost.
Anak kost yang dari daerah dan merantau dengan tujuan ingin serius menuntut ilmu biasanya cenderung lebih mudah akrab dan membentuk suatu komunitas yang menyenangkan di mana mereka menganggap bahwa sesama anak kost harus saling membantu dan mereka adalah keluarga. Apabila ada teman yang belum pulang padahal sudah malam, lalu dihubungi, apabila kita belum sholat, lalu kita diingatkan untuk sholat, apabila kita akan kuliah tetapi belum bangun-bangun, nanti kita akan dibangun kan, apabila mereka sedang makan, kita akan ditawari dan ikut makan bersama.
Jadi berdasarkan hasil penelitian, solidaritas yang ada dalam kehidupan kost daerah Semaki Kulon, Yogyakarta adalah baik.Dan dengan adanya norma atau aturan-aturan yang mengikat tersebut, membuat anak-anak kost saling mengingatkan agar tidak terjadi pelanggaran terhadap norma atau aturan yang berlaku tersebut.
F.            Pentingnya Simpati terhadap Interaksi dalam Kehidupan Kost Daerah Semaki Kulon, Yogyakarta
Perbedaan persepsi menjadi biang terjadinya salah pengertian dan konflik. Perbedaan persepsi adalah perbedaan cara memaknai pengalaman bagi setiap orang. Karena perbedaan persepsi inilah, simpati kepada setiap orang menjadi hal yang sangat penting dalam interaksi sosial.
Hidup di lingkungan kost berarti menghadapi kehidupan dalam lingkungan yang berbeda dengan kehidupan sebelumnya (keluarga).Konflik dalam lingkungan kehidupan kost yang tidak dapat dihindari dalam suatu interaksi perlu dibenahi.
Proses adaptasi menjadi hal yang diutamakan dalam hal ini. Simpati memegang peranan penting bagi terbentuknya interaksi yang saling memahami antar mereka.Dengan simpati, walau adanya perbedaan persepsi, pemikiran dan kemauan individu antarpenghuni kost, hal itu dapat diselaraskan dan dipahami sebagai suatu perbedaan yang wajar sebagai terbentuknya jalinan emosi yang erat.





















BAB III
PENUTUP


A.           Simpulan
Dari makalah yang telah dibahas di atas, dapat diambil beberapa simpulan sebagai berikut:
1.      Norma adalah petunjuk hidup yang berisi perintah maupun larangan yang diterapkan berdasarkan kesepakatan bersama dan bermaksud untuk mengatur setiap perilaku manusia di dalam masyarakat guna mencapai ketertiban dan kedamaian. Nilai merupakan pola kelakuan yang diinginkan.
2.      Simpati adalah suatu proses seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain.
3.      Interaksi sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat.
4.      Solidaritas yang ada dalam kehidupan kost daerah Semaki Kulon, Yogyakarta adalah baik.Dan dengan adanya norma atau aturan-aturan yang mengikat tersebut, membuat anak-anak kost saling mengingatkan agar tidak terjadi pelanggaran terhadap norma atau aturan yang berlaku tersebut.
5.      Simpati memegang peranan penting bagi terbentuknya interaksi yang saling memahami antarpenghuni kost.
B.            Saran
Marilah bersama kita mentaati norma dan bersimpati sebelum meminta tindakan yang layak dari orang lain. Karena simpati berasal dari dalam diri emosi kita, hendaknya kita memulainya.
















DAFTAR PUSTAKA


Maftuh, Bunyamin dan Samlawi, Fakih. 1998. Konsep Dasar IPS. Bandung:
            Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
staff.uny.ac.id”BPK”(online)
(http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/BPK%20all.pdf: diakses pada tanggal 27 September 2012 pukul 10.00 WIB)
Kurniapersonasoul.blogspot.com”Contoh Study Kasus Pengaruh Simpati”(online)









Tidak ada komentar:

Posting Komentar