PENGARUH
NORMA DAN PENTINGNYA SIMPATI TERHADAP INTERAKSI DALAM KEHIDUPAN KOST DAERAH
SEMAKI KULON, YOGYAKARTA
Dosen Pembimbing : Ibu
Mujinem
disusun untuk
memenuhi salah satu tugas mata kuliah Konsep Dasar IPS

Oleh
SOPHIA RACHMA
Q. (12108244086)
NASTITI LINDA
F. (12108244102)
EKO PRASETIYO
A. (12108244109)
MEMA R. (12108244116)
PGSD Kelas I.H
FAKULTAS ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
NEGERI YOGYAKARTA
2012
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Manusia selain makhluk individual adalah makhluk
sosial. Sebagai makhluk sosial manusia mempunyai dorongan untuk mengadakan
hubungan dengan orang lain. Kehidupan kelompok tidak terlepas dari adanya
interaksi yang berkelanjutan.Setiap individu tentunya menginginkan suatu
interaksi yang baik. Perilaku individu sangat mempengaruhi bagaimana ia
berinteraksi. Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi diantaranya imitasi,
identifikasi, sugesti, dan simpati.
Mahasiswa terutama dari daerah/ luar wilayah
perkuliahan identik dengan kehidupan kost, baik dengan teman lama/ yang baru
dikenal.Interaksi di dalam pergaulan mereka tidak menentu, terkadang harmonis,
tidak jarang pula timbul konflik.
Selain itu
berbicara tentang sosiologi, pasti kita akan membahas permasalahan
tentang norma baik yang ada pada keluarga, lingkungan, maupun negara. Di sini
penulis ingin meneliti dan mengkaji lebih lanjut tentang norma yang terdapat
dalam kehidupan kost dan anak kost.
Selain itu juga, penulis merasa tertarik akan
bagaimana simpati sangat berpengaruh dalam interaksi disamping ketiga faktor
lainnya. Dan karena penulis sendiri berada di lingkungan kost, maka penulis
mencoba menyusun tema ini dengan judul “Pengaruh Norma dan Pentingnya Simpati
terhadap Interaksi dalam Kehidupan Kost Daerah Semaki Kulon, Yogyakarta”.
B.
Rumusan Masalah
Dari
beberapa uraian pada latar belakang di atas, penulis menemukan beberapa
permasalahan yang memerlukan pembahasan lebih dalam yaitu :
1.
Apakah
pengertian norma?
2.
Apa
saja norma yang terdapat dalam kost mahasiswa daerah Semaki Kulon, Yogyakarta?
3.
Apakah pengertian
simpati?
4.
Apa
yang dimaksud dengan interaksi sosial?
5.
Bagaimana
pengaruh adanya norma dalam kehidupan kost daerah Semaki Kulon, Yogyakarta?
6.
Bagaimana
pentingnya simpati terhadap interaksi dalam kehidupan kost daerah Semaki Kulon,
Yogyakarta?
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Norma
Norma
adalah petunjuk hidup yang berisi perintah maupun larangan yang diterapkan
berdasarkan kesepakatan bersama dan bermaksud untuk mengatur setiap perilaku
manusia di dalam masyarakat guna mencapai ketertiban dan kedamaian.Nilai
merupakan pola kelakuan yang diinginkan.
·
Jenis-jenis
norma
a.
Norma Agama
Norma agama adalah suatu petunjuk
hidup yang berasal dari Tuhan bagi penganutnya agar mereka mematuhi segala
perintah dan laranganNya. Yang berisikan peraturan hidup yang diterima sebagai
perintah, larangan, anjuran yang berasal dari Tuhan.
b.
Norma Kesopanan
Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang timbul
dari pergaulan segolongan manusia dan dianggap sebagai tuntunan pergaulan
sehari – hari sekelompok masyarakat.
c.
Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan adalah pedoman yang mengandung makna
dan dianggap penting bagi kesejahteraan masyarakat dan dianggap sebagai aturan
yang datang dari suara hati sanubari manusia.
d.
Norma Adat
Peraturan-peraturan yang berlaku di suatu kelompok
suku bangsa yang merupakan gabungan dari nilai-nilai budaya, menjadi pedoman
dalam hidup bermasyarakat di suku tersebut serta terikat dalam peranan-peranan
tertentu.
e.
Norma Hukum
Hukum adalah aturan tertulis maupun tidak yang berisi
perintah atau larangan yang memaksa dan yang akan memberikan sanksi yang tegas
bagi setiap orang yang melanggarnya.
B.
Norma
dalam Kehidupan Kost di Daerah Semaki Kulon, Yogyakarta
Di mana pun kita menginjakkan kaki, di situ pasti ada
suatu aturan atau pun norma yang berlaku. Sehingga kita harus menyesuaikan diri
dan berusaha untuk mentaati aturan dan norma yang berlaku tersebut agar kita
dapat hidup tenang secara berdampingan. Bicara tentang sosiologi pasti
berbicara tentang hubungan interaksi antar manusia dan norma tersebut. Ketika
di rumah pun, kita mempunyai segudang aturan dan norma yang harus kita taati.
Dan sekarang apalagi jika kita berada di lingkungan luar dan baru yaitu kost.
Tentunya mempunyai aturan dan norma juga yang telah dibuat oleh sang pemilik
kost.
Berbicara tentang hal tersebut, penulis telah
melakukan penelitian terhadap aturan dan norma yang ada dalam kehidupan kost di
daerah Semaki Kulon, Yogyakarta. Hasil penelitiannya adalah sebagai berikut :
1.
Bagi
pemondok tidak boleh kost campuran laki-laki dan perempuan, kecuali suami istri
yang dibuktikan dengan surat nikah
2.
Tamu
menginap harap lapor ketua rt,rw, dan yang punya rumah
3.
Tamu
lain jenis tidak boleh masuk kamar
4.
Bertamu
dipersilakan di ruang tamu sampai jam 21.00 WIB, kecuali malam minggu sampai
jam 22.00 WIB
5.
Pemondok
harap ikut serta dalam kegiatan masyarakat baik moril maupun materil
6.
Pemondok
ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk mencegah terjadinya
peredaran narkoba dan minuman keras
7.
Jagalah
kebersihan
C.
Pengertian Simpati
Simpati adalah suatu proses seseorang merasa tertarik
terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan
diderita orang lain. Dalam simpati, perasaan memegang peranan penting. Simpati
akan berlangsung apabila terdapat pengertian pada kedua belah pihak. Simpati
lebih banyak terlihat dalam hubungan persahabatan, hubungan bertetangga, atau
hubungan pekerjaan.Simpati dapat timbul karena persamaan cita-cita, mungkin
karena penderitaan yang sama, atau karena berasal dari daerah yang sama dsb.
D.
Pengertian Interaksi Sosial
Interaksi sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan
yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan
diterapkan di dalam masyarakat. Dengan adanya nilai dan norma yang berlaku,
interaksi sosial itu sendiri dapat berlangsung dengan baik jika aturan-aturan
dan nilai-nilai yang ada dapat dilakukan dengan baik.Interaksi merupakan dasar
dari suatu bentuk proses sosial karena tanpa adanya interaksi sosial, maka
kegiatan antar satu individu dengan yang lain tidak dapat disebut interaksi.
E.
Pengaruh
Adanya Norma dalam Kehidupan Kost Daerah Semaki Kulon, Yogyakarta
Kebanyakan norma dan aturan yang berlaku dalam kost di
Semaki Kulon adalah sama. Baik aturan dan norma yang diberikan oleh pemilik
kost maupun aturan dan norma yang diberikan oleh ketua rt setempat. Apabila
tata tertib tersebut tidak diindahkan maka akan ditegur jika pelanggaran ringan
dan akan ditindak tegas jika melakukan pelanggaran berat. Selain norma dan
aturan ada antara kita dengan pemilik kost dan lingkungan, kita juga memiliki
aturan dan norma dengan sesama anak kost.
Anak kost yang dari daerah dan merantau dengan tujuan
ingin serius menuntut ilmu biasanya cenderung lebih mudah akrab dan membentuk
suatu komunitas yang menyenangkan di mana mereka menganggap bahwa sesama anak
kost harus saling membantu dan mereka adalah keluarga. Apabila ada teman yang
belum pulang padahal sudah malam, lalu dihubungi, apabila kita belum sholat,
lalu kita diingatkan untuk sholat, apabila kita akan kuliah tetapi belum
bangun-bangun, nanti kita akan dibangun kan, apabila mereka sedang makan, kita
akan ditawari dan ikut makan bersama.
Jadi berdasarkan hasil penelitian, solidaritas yang
ada dalam kehidupan kost daerah Semaki Kulon, Yogyakarta adalah baik.Dan dengan
adanya norma atau aturan-aturan yang mengikat tersebut, membuat anak-anak kost
saling mengingatkan agar tidak terjadi pelanggaran terhadap norma atau aturan
yang berlaku tersebut.
F.
Pentingnya
Simpati terhadap Interaksi dalam Kehidupan Kost Daerah Semaki Kulon, Yogyakarta
Perbedaan persepsi menjadi biang terjadinya salah
pengertian dan konflik. Perbedaan persepsi adalah perbedaan cara memaknai
pengalaman bagi setiap orang. Karena perbedaan persepsi inilah, simpati kepada
setiap orang menjadi hal yang sangat penting dalam interaksi sosial.
Hidup di lingkungan kost berarti menghadapi kehidupan
dalam lingkungan yang berbeda dengan kehidupan sebelumnya (keluarga).Konflik
dalam lingkungan kehidupan kost yang tidak dapat dihindari dalam suatu
interaksi perlu dibenahi.
Proses adaptasi menjadi hal yang diutamakan dalam hal
ini. Simpati memegang peranan penting bagi terbentuknya interaksi yang saling
memahami antar mereka.Dengan simpati, walau adanya perbedaan persepsi,
pemikiran dan kemauan individu antarpenghuni kost, hal itu dapat diselaraskan
dan dipahami sebagai suatu perbedaan yang wajar sebagai terbentuknya jalinan
emosi yang erat.
BAB III
PENUTUP
A.
Simpulan
Dari makalah
yang telah dibahas di atas, dapat diambil beberapa simpulan sebagai berikut:
1.
Norma
adalah petunjuk hidup yang berisi perintah maupun larangan yang diterapkan
berdasarkan kesepakatan bersama dan bermaksud untuk mengatur setiap perilaku
manusia di dalam masyarakat guna mencapai ketertiban dan kedamaian. Nilai
merupakan pola kelakuan yang diinginkan.
2.
Simpati
adalah suatu proses seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain, sehingga
mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain.
3.
Interaksi
sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang
berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam
masyarakat.
4.
Solidaritas yang ada dalam kehidupan kost daerah Semaki
Kulon, Yogyakarta adalah baik.Dan dengan adanya norma atau aturan-aturan yang
mengikat tersebut, membuat anak-anak kost saling mengingatkan agar tidak
terjadi pelanggaran terhadap norma atau aturan yang berlaku tersebut.
5.
Simpati
memegang peranan penting bagi terbentuknya interaksi yang saling memahami antarpenghuni kost.
B.
Saran
Marilah
bersama kita mentaati norma dan bersimpati sebelum meminta tindakan yang layak
dari orang lain. Karena simpati berasal dari dalam diri emosi kita, hendaknya kita
memulainya.
DAFTAR PUSTAKA
Maftuh, Bunyamin dan Samlawi,
Fakih. 1998. Konsep Dasar IPS.
Bandung:
Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan
staff.uny.ac.id”BPK”(online)
(http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/BPK%20all.pdf: diakses pada tanggal 27 September 2012 pukul 10.00 WIB)
Kurniapersonasoul.blogspot.com”Contoh
Study Kasus Pengaruh Simpati”(online)
(http://kurniapersonasoul.blogspot.com/2012/06/Contoh-Study-Kasus-Pengaruh-Simpati.html?m=1 : diakses pada tanggal 21 Oktober 2012 pukul 10.00 WIB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar