Selasa, 30 Oktober 2012

Definisi Pendidikan Menurut Para Ahli



DEFINISI PENDIDIKAN MENURUT PARA AHLI

Pendidikan berasal dari kata ‘didik’ , mendidik, yang dapat diartikan ‘memelihara dan memberi latihan (ajaran, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran’. Dengan demikian pendidikan dapat diartikan sebagai proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang / kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan; proses, perbuatan, cara mendidik (KBBI, 1988). Dalam bahasa Latin, kata ‘pendidikan’ diartikan menjadi ‘educare’ yang berasal dari sebuah kata ‘e-ducare’ yang berarti ‘menggiring ke luar’. Jadi educare dapat diartikan sebagai usaha pemuliaan, ‘pemuliaan manusia’ atau ‘pembentukan manusia’ Dalam realitasnya, pengertian pendidikan selalu mengalami perkembangan, meskipun secara esensial tidak mengalami perbedaan yang signifikan. Pengertian pendidikan menurut para ahli adalah sebagai berikut :
1.             Menurut Undang-Undang UU SISDIKNAS No. 2 tahun 1989 pasal 1 ayat 1
Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan/latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.
Usaha sadar di sini maksudnya adalah suatu hal yang dilakukan dalam keadaan sadar baik lahiriah maupun batiniah. Benar-benar menyadari bahwa pendidikan itu sangat penting untuk kehidupan baik sekarang maupun yang akan datang. Usaha ini diwujudkan ke dalam suatu kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan. Baik bimbingan, pengajaran, dan latihan dapat diberikan oleh seorang pendidik entah itu guru, orang tua, dan lain sebagainya. Tentunya ini semua diwujudkan ke dalam hal yang bersifat positif dalam peranannya di masa yang akan datang.
2.             Menurut Undang-Undang UU SISDIKNAS No. 20 tahun 2003
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar  peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Pendidikan adalah berlainan dan berubah mengikut tujuan,tugas dan tempat. Dalam Bahasa Inggris, "education" atau pendidikan dikatakan berasal dari perkataan Latin “educare” yang bermakna memelihara dan mengasuh anak.
Dengan pendidikan maka kita dapat mengembangkan potensi yang ada dalam diri kita sehingga potensi itu dapat diolah dengan baik dan menghasilkan suatu hasil sesuai dengan yang kita harapkan.
Pendidikan menuntun kita menjadi pribadi yang lebih baik dimana kita diajarkan tentang spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang kita perlukan. Maka dapat dibedakan antara orang yang berpendidikan dengan orang yang tidak berpendidikan. Dan orang yang berpendidikan mempunyai nilai lebih di masyarakat.
3.        Langeveld
Pendidikan ialah setiap usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak yang tertuju kepada pendewasaan anak itu, atau lebih tepat dikatakan membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri.
Sedangkan yang dimaksud dengan pengaruh disini datangnya dari orang dewasa (atau yang diciptakan oleh orang dewasa seperti sekolah, buku, putaran hidup sehari-hari, dan sebagainya) dan ditujukan kepada orang yang belum dewasa.
Perlindungan di sini hampir sama dengan apa yang dijelaskan dalam pengertian pengaruh di atas. Pelindungan datangnya juga dari orang dewasa dan ditujukan kepada orang yang belum dewasa. Begitu juga maksud dari bantuan di atas.
Pada intinya baik usaha, pengaruh, perlindungan, maupun bantuan memiliki tujuan yang sama yaitu membantu anak agar cakap dalam melaksanakan tugas hidupnya. Di sini saling berjalan beriringan dan saling melengkapi.
4.        John Dewey
Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional ke arah alam dan sesama manusia.
Membentuk suatu kecakapan-kecakapan fundamental yaitu merujuk pada sebuah prinsip. Prinsip itu dituangkan secara intelektual yaitu bagaimana kita berfikir dan emosional yaitu yang berasal dari hati atau perasaan ke arah alam dan sesame manusia.
5.        J.J. Rousseau
Pendidikan adalah memberi kita perbekalan yang tidak ada pada masa kanak-kanak, akan tetapi kita membutuhkannya pada waktu dewasa.
Perbekalan di sini dapat dilihat dari perbekalan ilmu kognitif maupun bagaiman cara menghadapi hidup atau lebih cenderung ke dalam kedewasaan seseorang. Perbekalan dari pengalaman-pengalaman ini lah yang akan dibutuhkan pada waktu dewasa sehingga kita dapat belajar dari apa yang sudah ada dan menciptakan kehidupan yang lebih baik lagi.
6.        Driyarkara
Pendidikan adalah pemanusiaan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf insane.
Maksudnya adalah dengan pendidikan manusia akan hidup menjadi manusia yang berguna bagi nusa, bangsa, dan negara. Dengan pendidikan itulah manusia dapat mencapai apa yang dicita-citakannya. Orang yang berpendidikan akan jauh lebih dihormati di masyarakat daripada orang yang tidak berpendidikan.
7.        Carter V Good
Pendidikan adalah :
·    “Seni, latihan (praktek) )atau profesi (pekerjaan) dari mengajar”
·    “Suatu pembelajaran yang sistematis atau petunjuk (instruksi) yang berisi prinsip-prinsip dan metode-metode pengajaran serta menuntun dan mengarahkan siswa ; dalam arti luas digantikan dengan istilah pendidikan.
Pembelajaran yang sistematis yaitu konsep belajar yang telah disusun sesuai dengan target yang ingin dicapai. Dapat disusun secara fundamental yaitu berisi prinsip-prinsip dan metode-metode pengajaran yang akan dilakukan dalam menuntun dan mengarahkan siswa sehingga target dari pengajaran tersebut akan tercapai.
8.        Ahmad D. Marimba
Pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.
Unsur – unsur yang terdapat dalam pendidikan dalam hal ini adalah :
·      Usaha (kegiatan), usaha itu bersifat bimbingan (pimpinan atau pertolongan) dan dilakukan secara sadar.
·      Ada pendidik, atau pembimbing atau penolong.
·      Ada yang dididik atau si terdidik.
·      Bimbingan itu mempunyai dasar dan tujuan.
·      Dalam usaha itu tentu ada alat-alat yang dipergunakan.
9.             Ki Hajar Dewantara
Pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.
Yang dimaksud dari definisi pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara ini adalah selama hidup manusia selalu membutuhkan pendidikan. Dimana dengan pendidikan manusia dapat meningkatkan taraf hidupnya. Dengan pendidikan pula manusia dapat mencapai suatu kebahagiaan dan kepuasaan baik lahiriah maupun batiniah. 
10.         Darmaningtyas
Pendidikan adalah usaha dasar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup dan kemajuan yang lebih baik.
Pada intinya sama dengan maksud-maksud dari definisi pendidikan lainnya. Yaitu dengan pendidikan manusia dapat meningkatkan taraf hidupnya. Dan dapat memajukan kehidupan menjadi lebih baik lagi baik kehidupan dirinya maupun negara ini.
11.         Paulo Freire
Pendidikan merupakan jalan menuju pembebasan yang permanen dan terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah masa di mana manusia menjadi sadar akan pembebasan mereka, yang melalui praksis mengubah keadaan itu. Tahap kedua dibangun atas tahap yang pertama dan merupakan sebuah proses tindakan kultural yang membebaskan.
Saya tertarik pada kata pembebasan yang permanen. Pembebasan yang permanen di sini adalah dengan semua merasakn pendidikan kita dapat terbebas dari kebodohan. Dan terbebas di sini, kita juga dapat terhindar dari jajahan asing baik dari budaya, teknologi dan lain sebagainya. Kalau semua orang berpendidikan maka kita dapat hidup jauh lebih mandiri dan menciptakan suatu hal yang tentunya dapat bermanfaat bagi orang banyak.
12.         H. Horne
Pendidikan adalah proses yang terus-menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada tuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.
Pendidikan menggabungkan satu kesatuan baik intelektual, emosional, dan kemanusiaan. Jika pendidikan dari segala aspek terpenuhi maka manusia akan hidup lebih baik dan mencapai kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Pendidikan tidak hanya di dapatkan dari seorang guru maupun yang lainnya tapi seyogyanya pendidikan kita dapatkan dari Tuhan Yang Maha Esa. Dan pendidikan akan terjadi secara terus-menerus selama kita hidup di dunia.
Dari berbagai pengertian yang dikemukakan oleh para ahli di atas, kita dapat menarik suatu benang merahpersamaan esensial yang ada dari pendapat-pendapat itu, bahwa pendidikan adalah suatu usaha atau proses yang dilakukan baik secara sadar maupun tidak sadar,yang didalamnya memiliki unsur-unsur penunjang seperti pendidik, yang dididik, tujuan, metode dan fasilitas-fasilitas, sehingga semuanya akan bermuara kepada suatu nilai yang dianggap mempunyai kebaikan dalam melakukan hidup bermasyarakat.








DAFTAR PUSTAKA


www.scribd.com”Definisi Pendidikan Menurut Para Ahli”(online)
            (http://www.scribd.com/doc/24676437/Definisi-Pendidikan-Menurut-Para-Ahli : diakses pada tanggal 11 Oktober 2012 pukul 11.32 WIB)
amanahtp.wordpress.com”Definisi Pendidikan Menurut Ahli”(online)
            (http://amanahtp.wordpress.com/2011/10/13/definisi-pendidikan-menurut-ahli/ : diakses pada tanggal 11 Oktober 2012 pukul 11.32 WIB)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar