DEFINISI PENDIDIKAN MENURUT PARA
AHLI
Pendidikan
berasal dari kata ‘didik’ , mendidik, yang dapat diartikan ‘memelihara dan
memberi latihan (ajaran, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran’.
Dengan demikian pendidikan dapat diartikan sebagai proses pengubahan sikap dan
tata laku seseorang / kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui
upaya pengajaran dan latihan; proses, perbuatan, cara mendidik (KBBI, 1988).
Dalam bahasa Latin, kata ‘pendidikan’ diartikan menjadi ‘educare’ yang berasal
dari sebuah kata ‘e-ducare’ yang berarti ‘menggiring ke luar’. Jadi educare
dapat diartikan sebagai usaha pemuliaan, ‘pemuliaan manusia’ atau ‘pembentukan
manusia’ Dalam realitasnya, pengertian pendidikan selalu mengalami
perkembangan, meskipun secara esensial tidak mengalami perbedaan yang
signifikan. Pengertian pendidikan menurut para ahli adalah sebagai berikut :
1.
Menurut
Undang-Undang UU SISDIKNAS No. 2 tahun 1989 pasal 1 ayat 1
Pendidikan adalah usaha sadar
untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan
bimbingan, pengajaran, dan/latihan bagi peranannya di masa yang
akan datang.
Usaha sadar di sini maksudnya adalah
suatu hal yang dilakukan dalam keadaan sadar baik lahiriah maupun batiniah.
Benar-benar menyadari bahwa pendidikan itu sangat penting untuk kehidupan baik
sekarang maupun yang akan datang. Usaha ini diwujudkan ke dalam suatu kegiatan
bimbingan, pengajaran, dan latihan. Baik bimbingan, pengajaran, dan latihan
dapat diberikan oleh seorang pendidik entah itu guru, orang tua, dan lain sebagainya.
Tentunya ini semua diwujudkan ke dalam hal yang bersifat positif dalam
peranannya di masa yang akan datang.
2.
Menurut
Undang-Undang UU SISDIKNAS No. 20 tahun 2003
Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran
agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk
memiliki kekuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,
akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Pendidikan
adalah berlainan dan berubah mengikut tujuan,tugas dan tempat. Dalam Bahasa
Inggris, "education" atau pendidikan dikatakan berasal dari perkataan
Latin “educare” yang bermakna memelihara dan mengasuh anak.
Dengan
pendidikan maka kita dapat mengembangkan potensi yang ada dalam diri kita
sehingga potensi itu dapat diolah dengan baik dan menghasilkan suatu hasil
sesuai dengan yang kita harapkan.
Pendidikan
menuntun kita menjadi pribadi yang lebih baik dimana kita diajarkan tentang
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,
serta ketrampilan yang kita perlukan. Maka dapat dibedakan antara orang yang
berpendidikan dengan orang yang tidak berpendidikan. Dan orang yang
berpendidikan mempunyai nilai lebih di masyarakat.
3.
Langeveld
Pendidikan ialah setiap usaha,
pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak yang tertuju kepada
pendewasaan anak itu, atau lebih tepat dikatakan membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas
hidupnya sendiri.
Sedangkan yang dimaksud dengan
pengaruh disini datangnya dari orang dewasa (atau yang diciptakan oleh orang
dewasa seperti sekolah, buku, putaran hidup sehari-hari, dan sebagainya) dan
ditujukan kepada orang yang belum dewasa.
Perlindungan di sini hampir sama
dengan apa yang dijelaskan dalam pengertian pengaruh di atas. Pelindungan
datangnya juga dari orang dewasa dan ditujukan kepada orang yang belum dewasa.
Begitu juga maksud dari bantuan di atas.
Pada intinya baik usaha, pengaruh,
perlindungan, maupun bantuan memiliki tujuan yang sama yaitu membantu anak agar
cakap dalam melaksanakan tugas hidupnya. Di sini saling berjalan beriringan dan
saling melengkapi.
4.
John Dewey
Pendidikan adalah proses pembentukan
kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional ke arah alam dan
sesama manusia.
Membentuk suatu kecakapan-kecakapan
fundamental yaitu merujuk pada sebuah prinsip. Prinsip itu dituangkan secara
intelektual yaitu bagaimana kita berfikir dan emosional yaitu yang berasal dari
hati atau perasaan ke arah alam dan sesame manusia.
5.
J.J. Rousseau
Pendidikan adalah memberi kita
perbekalan yang tidak ada pada masa kanak-kanak, akan tetapi kita
membutuhkannya pada waktu dewasa.
Perbekalan di sini dapat dilihat
dari perbekalan ilmu kognitif maupun bagaiman cara menghadapi hidup atau lebih
cenderung ke dalam kedewasaan seseorang. Perbekalan dari pengalaman-pengalaman
ini lah yang akan dibutuhkan pada waktu dewasa sehingga kita dapat belajar dari
apa yang sudah ada dan menciptakan kehidupan yang lebih baik lagi.
6.
Driyarkara
Pendidikan adalah pemanusiaan
manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf insane.
Maksudnya adalah dengan pendidikan
manusia akan hidup menjadi manusia yang berguna bagi nusa, bangsa, dan negara.
Dengan pendidikan itulah manusia dapat mencapai apa yang dicita-citakannya.
Orang yang berpendidikan akan jauh lebih dihormati di masyarakat daripada orang
yang tidak berpendidikan.
7.
Carter V Good
Pendidikan adalah :
· “Seni, latihan (praktek) )atau
profesi (pekerjaan) dari mengajar”
· “Suatu pembelajaran yang sistematis
atau petunjuk (instruksi) yang berisi prinsip-prinsip dan metode-metode
pengajaran serta menuntun dan mengarahkan siswa ; dalam arti luas digantikan
dengan istilah pendidikan.
Pembelajaran yang sistematis yaitu
konsep belajar yang telah disusun sesuai dengan target yang ingin dicapai.
Dapat disusun secara fundamental yaitu berisi prinsip-prinsip dan metode-metode
pengajaran yang akan dilakukan dalam menuntun dan mengarahkan siswa sehingga
target dari pengajaran tersebut akan tercapai.
8.
Ahmad D. Marimba
Pendidikan adalah bimbingan atau
pimpinan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si
terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.
Unsur – unsur yang terdapat dalam
pendidikan dalam hal ini adalah :
·
Usaha
(kegiatan), usaha itu bersifat bimbingan (pimpinan atau pertolongan) dan
dilakukan secara sadar.
·
Ada
pendidik, atau pembimbing atau penolong.
·
Ada
yang dididik atau si terdidik.
·
Bimbingan
itu mempunyai dasar dan tujuan.
·
Dalam
usaha itu tentu ada alat-alat yang dipergunakan.
9.
Ki
Hajar Dewantara
Pendidikan yaitu tuntutan di dalam
hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala
kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan
sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang
setinggi-tingginya.
Yang dimaksud dari definisi
pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara ini adalah selama hidup manusia selalu
membutuhkan pendidikan. Dimana dengan pendidikan manusia dapat meningkatkan
taraf hidupnya. Dengan pendidikan pula manusia dapat mencapai suatu kebahagiaan
dan kepuasaan baik lahiriah maupun batiniah.
10.
Darmaningtyas
Pendidikan adalah usaha dasar dan
sistematis untuk mencapai taraf hidup dan kemajuan yang lebih baik.
Pada intinya sama dengan
maksud-maksud dari definisi pendidikan lainnya. Yaitu dengan pendidikan manusia
dapat meningkatkan taraf hidupnya. Dan dapat memajukan kehidupan menjadi lebih
baik lagi baik kehidupan dirinya maupun negara ini.
11.
Paulo
Freire
Pendidikan merupakan jalan menuju
pembebasan yang permanen dan terdiri dari dua tahap. Tahap pertama adalah masa
di mana manusia menjadi sadar akan pembebasan
mereka, yang melalui praksis mengubah keadaan itu. Tahap kedua dibangun atas
tahap yang pertama dan merupakan sebuah proses tindakan kultural yang
membebaskan.
Saya tertarik
pada kata pembebasan yang permanen. Pembebasan yang permanen di sini adalah
dengan semua merasakn pendidikan kita dapat terbebas dari kebodohan. Dan
terbebas di sini, kita juga dapat terhindar dari jajahan asing baik dari
budaya, teknologi dan lain sebagainya. Kalau semua orang berpendidikan maka
kita dapat hidup jauh lebih mandiri dan menciptakan suatu hal yang tentunya
dapat bermanfaat bagi orang banyak.
12.
H.
Horne
Pendidikan adalah proses yang
terus-menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih
tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada tuhan, seperti
termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan
dari manusia.
Pendidikan menggabungkan satu
kesatuan baik intelektual, emosional, dan kemanusiaan. Jika pendidikan dari
segala aspek terpenuhi maka manusia akan hidup lebih baik dan mencapai
kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Pendidikan tidak hanya di dapatkan dari
seorang guru maupun yang lainnya tapi seyogyanya pendidikan kita dapatkan dari
Tuhan Yang Maha Esa. Dan pendidikan akan terjadi secara terus-menerus selama
kita hidup di dunia.
Dari berbagai pengertian yang
dikemukakan oleh para ahli di atas, kita dapat menarik suatu benang merah, persamaan
esensial yang ada dari pendapat-pendapat itu, bahwa pendidikan adalah suatu
usaha atau proses yang dilakukan baik secara sadar maupun tidak sadar,yang
didalamnya memiliki unsur-unsur penunjang seperti pendidik, yang dididik,
tujuan, metode dan fasilitas-fasilitas, sehingga semuanya akan bermuara kepada
suatu nilai yang dianggap mempunyai kebaikan dalam melakukan hidup
bermasyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
www.scribd.com”Definisi
Pendidikan Menurut Para Ahli”(online)
(http://www.scribd.com/doc/24676437/Definisi-Pendidikan-Menurut-Para-Ahli
:
diakses pada tanggal 11 Oktober 2012 pukul 11.32 WIB)
amanahtp.wordpress.com”Definisi
Pendidikan Menurut Ahli”(online)
(http://amanahtp.wordpress.com/2011/10/13/definisi-pendidikan-menurut-ahli/
: diakses pada tanggal 11 Oktober 2012 pukul 11.32 WIB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar